Faujan Pinang dan Aldy Ali Resmi Daftar Bakal Calon Ketua Umum KONI Maluku Utara
Dipublish tanggal : 26 September 2025 - Dibaca 5 kali
Ketua Umum KONI Kota Ternate, Faujan A. Pinang, bersama Sekretaris Jenderal ASPROV PSSI Maluku Utara, Aldy Ali, secara resmi mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Provinsi Maluku Utara, Kamis (25/9/2025).Keduanya datang bersamaan ke Sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) dan diterima langsung oleh anggota TPP Jasman Naser didampingi Ketua Steering Committee, Imanullah Muhammad. Faujan dan Aldy turut didampingi Sekretaris Umum KONI Kota Ternate Ismunandar Bahruddin, Bendahara Umum Alfajri A. Rahman, serta sejumlah pengurus KONI Kota Ternate.
Faujan menegaskan kehadirannya sebagai bentuk keseriusan untuk bertarung dalam kontestasi Ketua Umum KONI Provinsi Maluku Utara. Menurutnya, setiap anggota memiliki hak yang sama untuk maju dan momentum ini tidak ingin disia-siakan.
"Saya maju bukan semata keinginan pribadi, tetapi karena adanya dorongan dari anggota KONI Provinsi Maluku Utara," ujar Faujan.
Ia mengungkapkan dukungan datang dari tiga KONI kabupaten, KONI Kota Ternate, serta tujuh pengurus provinsi cabang olahraga, sehingga total terdapat 11 anggota KONI provinsi yang menyatakan dukungan. Jumlah tersebut, kata Faujan, telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Rapat Koordinasi KONI Provinsi beberapa waktu lalu.
Faujan menjelaskan, motivasinya maju bukan didorong ambisi kekuasaan, melainkan keinginan kuat untuk membenahi dan meningkatkan prestasi olahraga Maluku Utara. Ia menilai stagnasi prestasi, termasuk hasil PON Medan-Aceh 2024, tidak hanya disebabkan keterbatasan anggaran, tetapi juga lemahnya koordinasi, ego sektoral, serta minimnya jejaring antar pemangku kepentingan olahraga.
"KONI Provinsi sejatinya berperan sebagai penghubung dan penguat koordinasi, sementara pembinaan atlet berada di kabupaten/kota. Jika komunikasi berjalan baik, maka proses pembinaan juga akan lebih efektif," jelasnya.
Faujan pun menyatakan optimisme jika dipercaya memimpin KONI Provinsi Maluku Utara, olahraga prestasi di daerah ini akan memiliki arah yang lebih jelas. Ia bahkan menegaskan siap bertanggung jawab penuh atas hasil kepemimpinannya.
"Jika saya terpilih dan pada PON berikutnya Maluku Utara masih menjadi juru kunci, maka saya siap mundur dari jabatan Ketua Umum KONI," tegasnya.